Saturday, June 17, 2017

Cara mengobati luka gatal pada kelamin - C.S 087719981639

Cara mengobati luka gatal pada kelamin - Penanganan pada penyakit sipilis jangan di tunda. Gejala seperti luka pada kelamin, rasa gatal di sekitar kelamin atau rsa tidak nyaman merupakan beberapa tanda seseorang terkena sipilis. Pengobatan dengan segera dapat membuat penderita terhindar dari fase lanjut dan komplikasi. Seperti para ahli sebutkan  bahwa seorang penderita akan lebih berpotensi berkali-lipat HIV di banding dengan orang yang tidak mengalami gangguan kelamin sipilis. Oleh sebab itu, mari segera lakukan penanganan. Lalu bagaimana caranya ?
Cara mengobati luka gatal pada kelamin
Cara mengobati luka gatal pada kelamin

Cara mengobati luka gatal pada kelamin

Rata-rata orang pernah mendengar mengenai gangguan sifilis, namun pasti sedikit sekali yang mengerti tanda-tanda gangguan ini. Penanganan gangguan sifilis untuk pria hampir sama dengan penanganan gangguan sifilis untuk wanita (kecuali untuk perempuan yang Mengandung, akan tetapi apabila gangguan tersebut tak di tangani maupun penanganan tak dilakukan sampai selesai bisa membuat gangguan sifilis menyebar dalam 4 masa (primer, sekunder, laten, serta masa akhir),  Setiap masa punya ciri yang berbeda-beda. 


Ciri gangguan sifilis masa primer umumnya menyebar dalam waktu sepuluh  sampai sembilan puluh hari semenjak terkontaminasi, paling kerap seusai 3 minggu. Ciri klasik umumnya tanpa rasa perih serta nampak bengkak pada kulit, seringkali berujung menjadi lesi. Bengkak (seperti bentol) di kulit terjadi pada organ yang terinfeksi penyakit tersebut, dan dapat terjadi pada alat kelamin pria, lubang buang air besar, maupun di dalam alat kelamin wanita dan anus. Penanganan gangguan sifilis untuk pria pada masa ini Kerapkali diabaikan, jadi pria tersebut bisa menularkan gangguan tersebut pada orang lain maupun pada pasangannya, baik ia sadari atau tanpa ia sadari.

Ciri masa sekunder meliputi kasar, ruam coklat kemerahan maupun bintik pada telapak tangan dan telapak kaki. Ruam bisa berkembang serta berpindah di organ lain dari tubuh, termasuk leher serta dada. Ruam yang muncul akibat gangguan sifilis kerapkali tak terlalu mengganggu  serta kerapkali  hampir sama dengan ruam yang disebabkan oleh gangguan lain. Dengan ciri semacam ini pun penanganan gangguan sifilis untuk pria masih kerap Diacuhkan serta akibatnya selain dapat menyebar ke masa selanjutnya, juga si pengidap belum sadar telah terkontaminasi gangguan sifilis jadi masih melaksanakan hubungan fisik ( kontak sex ) dengan orang lain yang dapat mengakibatkan infeksi gangguan ini. Ciri lain yang mungkin terjadi pada masa sekunder meliputi pembengkakan kelenjar, perih kepala, demam, rambut rontok, serta merasa tak enak badan.

Penanganan gangguan sifilis untuk pria benar-benar tak dilakukan ketika seorang pria telah terkontaminasi gangguan sifilis pada masa tiga maupun masa Laten (atau tersembunyi) sebab pada masa tersebut ciri dari masa primer serta masa sekunder berakhir. Selama masa laten, yang bisa berlangsung selama bertahun-tahun, seseorang tak punya ciri gangguan sifilis sama sekali akan tetapi masih punya penyakit pada tubuhnya sehingga masih dapat menularkan gangguan tersebut pada orang lain. 

Meski penanganan gangguan sifilis untuk pria benar-benar tak dilakukan, ciri yang muncul pada kebanyakan pria tak pernah menyebar ke masa akhir maupun kerap pula di kenal pula masa gangguan sifilis tersier.  Masa akhir maupun masa tersier bisa terjadi sepuluh sampai dua puluh tahun maupun lebih, seusai seseorang pertama kali terkontaminasi gangguan sifilis tersebut, akan tetapi gangguan fatal bisa terjadi pada organ-organ tubuh semacam pada otak, sistem saraf, serta jantung. Gejalanya dapat berupa kebutaan, kelumpuhan, serta hilangnya fungsi mental. Kadang-kadang gangguan begitu kronis sampai bisa mengakibatkan meninggal dunia.  

Ketika seorang pria sadar bahwa dirinya terkontaminasi gangguan sifilis, pasti akan susah untuk menyampaikan hal ini terhadap pasangan (istri) nya, karena si istri akan menduga-duga maupun kerapkali berfikir negatif mengenai penyebab si pria (suami) bisa terinfeksi gangguan yang kerapkali dihubungkan dengan tingkah laku seksual ini. Upaya yang paling jitu tentu saja berterus terang, sebab bisa jadi ketika si pria sadar dia telah terkontaminasi sifilis, si istri Juga telah terinfeksi olehnya, maka apabila berterus terang, mereka dapat melaksanakan penanganan bersama-sama. 

Baca juga : " Obat keluar nanah dari penis "

Cara mengobati luka gatal pada kelamin


No comments:

Post a Comment